Apa yang Harus Dilakukan Dalam 48 Jam di Jeddah?
Salah satu kota terbesar dan paling menakjubkan di Arab Saudi adalah Jeddah, yang terletak di Pantai Laut Merah, menyajikan perpaduan menarik antara modernitas dan sejarah. Arsitektur Arab klasiknya, dikombinasikan dengan kontras dramatis—sejarah, jalan-jalan berliku di kota tua, dan gedung pencakar langit modern yang tinggi—memikat para wisatawan. Sering disebut sebagai Gerbang ke Mekkah, Jeddah menawarkan berbagai hal untuk dilakukan dalam 48 jam.
Dari melihat pusat kota kuno, Al Balad, dan menikmati arsitekturnya yang menakjubkan hingga mengunjungi Souq Al Alawi yang ramai, yang merupakan rumah bagi pakaian tradisional, perhiasan, dan kerajinan tangan, kota ini memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Apakah Anda seorang penggemar seni? Galeri Seni Jeddah memiliki banyak pilihan pameran untuk Anda. Masjid Terapung yang terkenal adalah tempat yang wajib dilihat karena tampaknya melayang di atas air dan memikat para wisatawan. Berikut adalah daftar atraksi Jeddah untuk dikunjungi dalam 48 jam. Mari kita selami!
Hari 1
Nikmati suasana hidup di Jeddah dengan menjelajahi budaya dan sejarahnya yang kaya pada hari pertama. Berjalanlah melalui jalan-jalan yang ramai dipenuhi dengan cita rasa lokal, aroma, dan gema tradisi. Saat hari mulai terungkap, nikmati perpaduan luar biasa antara eksplorasi dan relaksasi, menyelami pemandangan pantai yang menakjubkan. Akhiri malam dengan pesta yang penuh cita rasa, merangkul esensi warisan kuliner kota ini.
Jelajahi Kota Tua
Ketika mencari tempat-tempat terbaik untuk dikunjungi di Jeddah, jangan mencari lebih jauh dari Al Balad. Didirikan pada abad ke-17, Al-Balad berfungsi sebagai Situs Warisan Dunia yang diakui oleh UNESCO. Ini dianggap sebagai kota bersejarah yang paling indah di Timur Tengah saat ini dan merupakan museum terbuka yang hidup dengan berbagai struktur dan desain arsitektur yang khas. Dalam gaya arsitektur Hijazi, rumah-rumah tradisional dibangun dari batu karang dan dihiasi dengan kisi-kisi kayu jati yang rumit yang menutupi balkon dan jendela. Saat Anda menyusuri jalan-jalan berkelok dan berdebu, kagumi struktur-struktur berusia ratusan tahun, masing-masing dengan cerita unik untuk diceritakan. Berikut adalah beberapa pemandangan di Al Balad:
Museum Rumah Nassif
Di antara tempat-tempat yang paling banyak dikunjungi di Al Balad adalah Museum Rumah Nassif. Rumah yang dibangun pada tahun 1880 ini merupakan ilustrasi yang luar biasa dari arsitektur Arab klasik. Seratus tahun yang lalu, Abdul Aziz Ibn Saud, raja pertama Arab Saudi, tinggal di bangunan tujuh lantai ini yang memiliki 106 kamar. Kemudian, mansion ini dibeli oleh pemerintah Saudi pada tahun 1975, dan dinyatakan sebagai monumen bersejarah. Pengunjung dapat mempelajari cara hidup keluarga pedagang kaya di Jeddah dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 melalui pameran yang terdiri dari kain antik, tembikar, furnitur, dan barang-barang rumah tangga.
Rumah Matbouli
Rumah Matbouli adalah struktur bersejarah berusia 400 tahun yang terkenal dengan elemen arsitektur uniknya, seperti langit-langit yang dicat, ukiran yang rumit, dan balkon kisi-kisi kayu. Dibangun untuk keluarga seorang pedagang Hijazi kaya di daerah tersebut, rumah ini telah dipertahankan dalam kondisi memburuk untuk menjadikannya sebagai museum.
Pasar Tua
Ada beberapa pasar di Jeddah, tetapi salah satu yang terbesar adalah Souq Al Alawi, yang dekat dengan Al-Balad. Barang antik, karya seni, kerajinan tangan, perhiasan, abaya, pakaian tradisional yang cerah, rempah-rempah, dan barang lainnya tersedia untuk dibeli di sini. Kunjungi souq pada malam hari atau larut sore untuk mendapatkan pengalaman terbaik dari perjalanan Anda. Pasar ini paling ramai pada waktu ini, dan cuaca yang lebih sejuk membuat pengalaman berbelanja menjadi nyaman. Menawar dengan penjual adalah hal yang umum dan sering kali dapat menghasilkan barang-barang tersembunyi dengan harga diskon, jadi jangan takut untuk melakukannya. Setelah berbelanja, berhenti sejenak untuk mencicipi beberapa kurma lokal dan menyeruput secangkir qahwa panas, kopi tradisional Saudi.
Kunjungi Corniche Jeddah
Menghabiskan banyak waktu berjalan-jalan di Al Balad dan mencari tempat untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan? Sebuah promenade yang indah yang terletak di samping Laut Merah, disebut Corniche, adalah tempat terbaik untuk dikunjungi. Penduduk lokal sering menggunakannya untuk berkumpul dengan teman, keluarga, atau pasangan. Anda juga bisa bersepeda, bermain olahraga, piknik, atau hanya menonton matahari terbenam. Kafe dan penjual makanan kecil dapat ditemukan di sepanjang promenade, jadi setelah membeli sesuatu, Anda bisa bersantai di salah satu bangku yang banyak tersedia dan menikmati pemandangan Laut Merah.
Hari 2
Dedikasikan hari kedua untuk pengalaman belanja yang menarik, menjelajahi segala sesuatu mulai dari pasar tradisional yang ramai hingga butik-butik mewah. Temukan harta karun buatan tangan, tekstil yang indah, dan suvenir unik yang mencerminkan warisan kaya kota ini. Nikmati campuran mode kelas atas dan temuan lokal, memastikan perpaduan antara kemewahan dan keaslian. Akhiri hari dengan istirahat yang layak di kafe yang nyaman, menikmati suasana belanja yang hidup.
Belanja
Red Sea Mall memiliki lebih dari 240.000 meter persegi area perbelanjaan, menjadikannya salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jeddah. Lebih dari 400 pengecer, termasuk nama-nama domestik dan asing, tersebar di seluruh lantai mal. Ini menyediakan pelanggan dengan berbagai pilihan belanja, mulai dari toko desainer mewah hingga pedagang dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, ia menarik wisatawan dengan desain interior yang mencolok dan bioskop pertama di Jeddah. Red Sea Mall memiliki beberapa restoran yang sangat baik di mana Anda dapat menikmati makanan Barat dan masakan Arab yang autentik.
Kunjungi Akuarium Fakieh
Akuarium Fakieh, yang dibuka pada tahun 2008, terkenal karena berbagai macam tumbuhan dan hewan lautnya. Ini adalah salah satu akuarium terbesar di dunia, bertema Laut Merah, di mana Anda dapat menjelajahi surga bawah laut yang menakjubkan yang dipenuhi dengan kehidupan laut yang eksotis dan indah. Akuarium Fakieh adalah rumah bagi 12.000 hewan laut dari 200 spesies berbeda di 50 tangki dengan total volume sekitar 5 juta galon air. Hiu, ubur-ubur, kuda laut, penyu, dan banyak makhluk lainnya menanti Anda. Fitur lain yang terkenal dari Akuarium Fakieh adalah terowongan bawah lautnya yang transparan yang akan memberi Anda kesan bahwa Anda berada di bagian terdalam dari lautan saat Anda berjalan melaluinya dan menikmati kehidupan laut dari dekat.
Kunjungi Galeri Seni
Galeri Seni Jeddah adalah pusat seni modern Arab Saudi dan tempat perlindungan bagi para penggemar seni. Beragam karya dari seniman lokal maupun internasional dipamerkan di galeri ini. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan mutakhir yang menampilkan berbagai hal mulai dari fotografi dan instalasi hingga lukisan dan patung. Selain itu, galeri ini menawarkan seminar dan acara bulanan yang memberikan kesempatan kepada pecinta seni untuk berinteraksi dan belajar. Jangan ragu untuk berjalan-jalan di area terbuka yang luas yang dirancang untuk mendorong percakapan dan menikmati karya seni yang dipamerkan. Anda dapat belajar lebih banyak tentang proses kreatif seniman dengan bertemu mereka di pameran. Jangan lupa untuk mengunjungi toko suvenir selama kunjungan Anda, di mana Anda dapat membeli barang-barang kerajinan tangan atau karya seni unik.
Jelajahi Masjid Terapung
Ketika mencari hal-hal terbaik untuk dilihat di Jeddah, Masjid Terapung adalah tempat yang sempurna. Dibangun di atas Laut Merah dan juga dikenal sebagai Masjid Al Rahmah, itu adalah bangunan megah yang memberikan kesan seolah-olah mengapung. Lokasi ini memiliki arsitektur yang mencolok dan warna-warna cerah. Tidak jauh dari sana terdapat air mancur tertinggi di dunia, Air Mancur Raja Fahd yang memecahkan rekor, yang merupakan tempat yang sangat baik untuk mengambil foto dan menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Coba Makanan Lokal
Jeddah terkenal dengan hidangan Arab tradisionalnya dan ikan segar yang menggugah selera. Kunjungi tempat makan tradisional seperti Khayal atau Al Saddah dan cicipi beberapa kelezatan lokal. Anda juga dapat menikmati rasa unik dari berbagai masakan etnis, seperti Italia di Il Gabbiano atau India di Rasoi by Vineet.

